5 Punggawa Besar yang Ditendang Josep Guardiola

5 Punggawa Besar yang Ditendang Josep Guardiola

Posted on

5 Punggawa Besar yang Ditendang Josep Guardiola – Josep Guardiola telah melatih 3 team besar didalam karirnya. Ia sudah menghadirkan sejumlah punggawa dahsyat sepanjang ini & dapat mengeluarkan keahlian terbeken anak2 buahnya.

Tapi, boss yg kerap dipuji sebab kesuksesannya tersebut pun sempat menciptakan sekian banyak pilihan yng aneh jua. Dirinya jual sejumlah bakat fantastis dg alibi yg menggelikan serta bukanlah sesuatu yng Kamu inginkan dr sorang pelatih level dunia.

Dibawah ini adalah 5 pesepakbola yang paling baik yg ditendang oleh Josep Guardiola sejauh karier melatihnya sebagaimana menurut Sportskeeda.

Yaya Toure – Yaya Toure & Josep Guardiola mungkin saat ini berprofesi serupa di Manchester City tapi itu tak terwujud di Barca. Boss Spanyol ini bukan pecinta berat pemain Pantai Gading serta sudah mengabaikannya.

Barcelona membebaskan Toure menuju Manchester City seharga 24 juta poundsterling di th 2011. Ia cuma jadi punggawa penerus tuk Sergio Busquets hingga menjadikannya makin mudah buat dilepas.

Samuel Eto’o – Samuel Eto’o merupakan salahsatu ujung tombak terbeken yng sudah memakai jersey Barca. Dirinya membikin 94 skor di dalam 147 laga sepanjang 4 kompetisi musim pertamanya di Camp Nou. Tetapi, Josep Guardiola gak senang & mau menggantinya.

Eto’o sukses meyakinkan Guardiola serta berlaga reguler tuk kesebelasan Catalan. Ia membuat 36 goal pd kampanye musim pertama2 Pep di tim namun tetap ditawarkan di musim panas. Eto’o keluar dari Barcelona pd thn 2009 dgn ditukar Zlatan Ibrahimovic dri Inter Milan.

Zlatan Ibrahimovic – Zlatan Ibrahimovic dibajak Barcelona senilai 40 juta euro + Samuel Eto’o dr Inter Milan. Ujung tombak yang berasal dari Swedia tersebut mulai memperlihatkan mutunya & Josep Guardiola mendaratkannya.

Tapi, walaupun menggeluti start berkelas buat karirnya di Camp Nou, Ibrahimovic lebih, kerap menduduki kursi cadangan sehabis liburan musim dingin. Sang penyerang merasa frustrasi & lalu ditendang menuju ke AC Milan di musim panas.

Ronaldinho – Ronaldinho baru berumur 28 th saat Josep Guardiola menangani Barcelona. Dirinya ada di puncaknya namun kompetisi musim 2007/08 tak disangsikan lagi ialah kampanye musim terburuknya di Camp Nou.

Kompetisi musim tersebut pesepakbola Brasil ini di usik oleh cedera serta cedera otot menyelesaikan musimnya sedikit awal. Begitu Guardiola datang, dia mengambil keputusan tuk melepas Ronaldinho & dicap jika sang boss membenci dg kehidupannya diluar arena pertandingan.

Manchester City, baru aja diakuisisi, membuat proposal buat punggawa Brasil tapi dirinya memutuskan menolaknya tuk hijrah menuju AC Milan. Ia balik menuju ke penampilan terbaiknya di kesebelasan Italia walau sekedar buang-buang 2 kompetisi musim di sini.

Toni Kroos – Toni Kroos datang lagi menuju Bayern Munchen usai meraih Piala Dunia dengan Jerman. Dirinya lagi berbicara perpanjangan komitmen tetapi gak mendapat apa yg diinginkannya.

Pemain Jerman ini diberitakan meminta lebih banyak dri yng ditawarkan raksasa Bundesliga serta segera ditolak. Guardiola dikabarkan diminta buat membikin pilihan & ia memilih tuk tetap bersama2 Mario Gotze.

CEO Bayern Munich, Karl-Heinz Rummenigge mengungkapkan pada Toni Kroos bila Bayern takkan membayarnya melebihi sepuluh juta euro satu tahun lantaran dirinya tidaklah pesepakbola tingkat dunia. Ia akhirnya ditawarkan menuju ke Real Madrid cuma dengan biaya 25 juta euro.

Leave a Reply

Your email address will not be published.